Categories: Parenting

8 Cara Mengajari Anak Seni Percakapan

Anak-anak saat ini harus menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian besar karena dampak dari media sosial. Sehingga, peluang untuk mengembangkan keterampilan berbicara yang baik pun berkurang. Akan tetapi, tidak dapat dielakkan jika keterampilan itu nantinya akan mengikat kehidupan anak hingga dewasa. Maka, dengan adanya usaha dari orang tua, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan hidup yang penting ini dan dapat memposisikan diri di depan teman-teman mereka kelak. Berikut beberapa kiat mengajari anak melakukan percapakan.

Melakukan kontak mata

Ketika anak berbicara kepada kita, cobalah untuk melakukan kontak mata dengannya. Ya, mungkin kita menjadi harus perlu menghentikan aktivitas yang sedang kita lakukan. Tidaklah cukup hanya dengan meminta anak berbicara dengan halus saat kita sedang sibuk, tetapi mintalah dia melakukan kontak mata dengan siapa pun yang berbicara kepadanya. Studi menunjukkan bahwa saat seseorang tidak melakukan kontak mata, maka menunjukkan kurangnya rasa percaya diri. Sedangkan, melakukan kontak mata lebih dari 3 detik ditafsirkan sebagai agresivitas. Mengetahui cara membuat kontak mata adalah bentuk seni yang halus. Namun, kemampuan ini cukup mudah untuk dipelajari. Hanya saja membutuhkan perhatian penuh orang tua dari waktu ke waktu.

Dengarkan pembicaraan tanpa memotongnya

Jika kita melakukan kontak mata dengan anak ketika ia berbicara, kontak mata memaksa kita untuk “hadir” sepenuhnya saat si kecil sedang berbicara. “Hadir” saat pembicaraan merupakan bagian dari cara mendengarkan yang baik. Kita mendengar apa yang dikatakan anak kita dan meluangkan waktu untuk mengetahui perasaan yang sedang ia rasakan dan pendapatnya tanpa melontarkannya jawaban-jawaban sepele. Kita dapat lebih memperkuat kemampuan mendengarkan yang baik dengan mengajari anak nilai dan manfaat yang datang dengan menjadi pendengar yang baik. Pendengar yang baik tidak hanya dikenal sebagai orang yang empati tetapi juga peacemakers. Dampak positifnya, pendengar yang baik selalu memiliki banyak teman.

Ajarkan sopan santun

Mengetahui bagaimana meminta tolong, minta maaf, berterima kasih, mengangkat tangan, dan menunggu giliran bicara bisa sangat membantu anak meningkatkan kemampuan ini.

Biarkan anak berbicara kepada orang dewasa secara langsung

Anak-anak mungkin merasa nyaman berbicara dengan teman sebaya mereka, tetapi dorong mereka juga untuk berbicara pada saat kunjungan dokter, berkumpul dengan orang lain, dan dalam setting sosial lainnya sehingga mereka menjadi mampu untuk berbicara tanpa merasa terintimidasi. Dengan terus mengawasi situasi dan kondisi, kita sebaiknya mengurangi porsi bertanya atau berbicara untuknya, sambil menunggu dia cukup dewasa untuk memahami bahaya akan orang asing. Dengan kata lain, jangan cepat menyelamatkan anak. Mengetahui bagaimana memecahkan masalah melalui komunikasi yang baik adalah keterampilan hidup yang tak tergantikan.

Ajukan pertanyaan yang membutuhkan lebih dari satu kata jawaban

Salah satu keluhan seorang pewawancara perguruan tinggi adalah ketidakmampuan pelamar perguruan tinggi untuk memberikan lebih dari satu jawaban. Bahkan banyak anak berusia 18 tahun tidak bisa menjelaskan mengapa buku tertentu adalah favorit mereka atau mengapa mereka merasa bersemangat tentang suatu kegiatan. Dia merekomendasikan untuk melibatkan anak-anak dengan menanyakan ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ setiap hari.

Berbagi cerita dengan anak

Bicaralah dengan anak seperti yang kita lakukan pada teman dan ceritakan sesuatu yang terjadi di hari itu. Anak akan merasa jauh lebih tertarik pada ‘mengapa kita dapat berpikir jika kita melakukan pekerjaan yang baik di tempat kerja’ atau ‘mengapa kita tidak menyukai cara seseorang berbicara kepada kita’, daripada hanya sebatas ‘apa warna baju yang dipakai rekan kerja kita’. Mengungkapkan kerentanan akan melibatkan anak kita dan mengubahnya menjadi manusia yang empatik. Cobalah untuk membuat peraturan umum yang mendorong percakapan, seperti saat sedang makan bersama di meja makan.

Dorong anak untuk menceritakan kisahnya sendiri

Ada banyak aspek dari percakapan yang baik, salah satunya adalah kemampuan bercerita. Mengetahui cara menyampaikan cerita dari awal hingga akhir membutuhkan keterampilan yang mengesankan, yang meliputi pengurutan, pemahaman, dan nada suara. Ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Tulis dalam jurnal

Salah satu alasan utama mengapa anak-anak mengalami kesulitan memberikan lebih dari satu jawaban sederhana adalah karena mereka belum benar-benar memikirkan apa yang diminta. Dikarenakan menulis membutuhkan lebih banyak perenungan daripada berbicara, mengembangkan kebiasaan menulis dalam jurnal adalah keterampilan hebat yang dapat mengarah kepada kemampuan berdialog dengan baik.

 

Parently @http://twitter.com/parentlyid

Empowering moms & dads to raise great, happy and healthy kids.

Comments are closed.

Recent Posts

Kehadiran Orang Tua, Hadiah Terbaik Musim Liburan

Salah satu manfaat musim liburan adalah kita mendapatkan kesempatan untuk terhubung kembali dengan keluarga.

50 years ago

Manfaat Vitamin D Untuk Mencegah Flu

Para peneliti mengamati 11.000 orang di 14 negara berbeda, dan menemukan bahwa meningkatkan vitamin D bisa mengurangi risiko terkena pilek…

50 years ago

Seto Ery Pradhana: Pengalaman Nyata Menjadi The Real Father

Quality itu over quantity. Tapi dalam hal parenting, makin banyak kuantitasnya makin bagus kualitasnya.

50 years ago

Sindrom Angelman, Sindrom Genetik Langka Yang Membuat Anak Terlihat Bahagia

Sikap ini bisa sangat berbeda dengan banyak anak lain dengan NDD, yang mungkin tampak menarik diri atau menyendiri.

50 years ago

Anak Mendengkur, Indikasi Gangguan Tidur

Banyak orang tua tidak menyadari bagaimana dengkuran bisa dikaitkan dengan masalah neurokognitif, kardiovaskular, pertumbuhan, dan perilaku nantinya.

50 years ago

Tips Memilih Kelas Bela Diri Untuk Anak

Stacey McDowall, seorang ibu dari anak yang hiperaktif mengatakan bahwa setelah mendaftarkan anaknya (Weston) kursus bela diri, si kecil menjadi…

50 years ago