Categories: Health

Mengurangi Rasa Sakit Infeksi Telinga Pada Anak

Tangisan sepanjang malam dari si kecil ditafsirkan oleh kebanyakan orang tua sebagai gejala infeksi telinga. Di samping pilek, infeksi telinga tengah (disebut juga otitis media) adalah alasan para orang tua mengunjungi dokter anak. 71% persen anak-anak memiliki setidaknya satu insiden pada usia 3 tahun, dan 46 persen memiliki setidaknya tiga insiden.

Biasanya, infeksi telinga tengah terjadi setelah pilek menerjang setidaknya dua atau tiga hari. Pada umumnya, rongga telinga tengah menghasilkan cairan yang mengalir keluar melalui tuba eustachio, yang menghubungkan telinga tengah ke belakang hidung. Ketika tuba eustachius menjadi bengkak karena demam, infeksi sinus atau alergi; dan berhenti berfungsi, maka cairan mulai menumpuk.

Otitis media sebenarnya datang dalam dua bentuk yaitu Otitis Media Effusion (OME), ada cairan di saluran telinga tengah tetapi tidak ada tanda-tanda infeksi akut; dan Otitis Media Akut (OMA), terdapat cairan dan infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan peradangan dan nyeri. Ketika infeksi menyerang, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menenangkan anak kita sampai kita dapat membawanya ke dokter.

Berikan acetaminophen atau ibuprofen (jangan aspirin) untuk nyeri, atau kita dapat memberikan obat flu. Untuk mengurangi tekanan, pertahankan posisi kepala si kecil. Jika usianya sudah lebih dari 2 tahun dan tidak lagi tidur di tempat tidur bayi, tidak masalah untuk menggunakan bantal saat dia berbaring. Jika sedang dalam perjalanan, jaga bayi tetap tegak di kursi mobil. Begitu dia mulai merasa lebih baik, tidurkan kembali. Tetapi jangan pernah menggunakan bantal jika anak masih bayi.

Handuk hangat yang lembab dapat diusapkan pada wajah anak kita terutama di dekat telinga untuk mengurangi sakit. Jika anak kita sudah lebih besar lagi, kita dapat menggunakan bantalan pemanas, tetapi berhati-hatilah. Taruh di tempat yang lebih rendah, bungkus dengan handuk atau selimut tambahan, dan jauhkan dari air. Namun, jangan pernah menggunakan bantalan pemanas pada bayi.

Jika tidak ada cairan yang keluar, kurangi rasa sakit dengan menggunakan pipet untuk memberikan dua hingga tiga tetes minyak wijen atau minyak zaitun dengan suhu kamar ke dalam kanal luar telinga. Jika ada nanah, dengan lembut selipkan bola kapas ke telinga luar.

Aktivitas “menelan” dapat membuka tuba eustachio dan mengalirkan cairan dari telinga tengah, sehingga kita dapat meminta anak yang berumur minimal 4 tahun untuk makan permen tanpa gula. Bagi orang tua dengan anak yang masih baby, maka bisa diberi minum yang banyak. Bahkan, sejak awal kedua hal ini juga dapat membantu mencegah pilek berubah menjadi infeksi telinga.

Parently @http://twitter.com/parentlyid

Empowering moms & dads to raise great, happy and healthy kids.

Comments are closed.

Recent Posts

Kehadiran Orang Tua, Hadiah Terbaik Musim Liburan

Salah satu manfaat musim liburan adalah kita mendapatkan kesempatan untuk terhubung kembali dengan keluarga.

50 years ago

Manfaat Vitamin D Untuk Mencegah Flu

Para peneliti mengamati 11.000 orang di 14 negara berbeda, dan menemukan bahwa meningkatkan vitamin D bisa mengurangi risiko terkena pilek…

50 years ago

Seto Ery Pradhana: Pengalaman Nyata Menjadi The Real Father

Quality itu over quantity. Tapi dalam hal parenting, makin banyak kuantitasnya makin bagus kualitasnya.

50 years ago

Sindrom Angelman, Sindrom Genetik Langka Yang Membuat Anak Terlihat Bahagia

Sikap ini bisa sangat berbeda dengan banyak anak lain dengan NDD, yang mungkin tampak menarik diri atau menyendiri.

50 years ago

Anak Mendengkur, Indikasi Gangguan Tidur

Banyak orang tua tidak menyadari bagaimana dengkuran bisa dikaitkan dengan masalah neurokognitif, kardiovaskular, pertumbuhan, dan perilaku nantinya.

50 years ago

Tips Memilih Kelas Bela Diri Untuk Anak

Stacey McDowall, seorang ibu dari anak yang hiperaktif mengatakan bahwa setelah mendaftarkan anaknya (Weston) kursus bela diri, si kecil menjadi…

50 years ago